Selasa, 11 Agustus 2015

Lihat potensinya bukan kekurangannya


Sore ini melihat film kungfupanda di tv, film yang sudah cukup lama tapi mempunyai cetita yang penuh makna. Menceritakan tentang seorang panda yang diramalkan akan menyelamatkan desa. Seekor panda gemuk menggemaskan dan mempunyai tingkah yang konyol.
Singkat cerita –soalnya kalau aku lanjutkan ceritanya malah jadi resensi film- sang master shifu sangat bingung bagaimana membuat seekor panda bisa menjadi alhi kungfu, namun akhirnya berkat bantuang seorang kura kura yang bijaksana shifu bisa melihat lebih jeli potensi terpendam dari panda yang luar bisa selain itu shifu juga menyadari kalau dia terlalu terfokus pada kekrangan panda. shifu mulai menyadari dia tidak bisa mengajari panda seperti dia mengajari  murid muritnya yang lain. Master shifu mengajari sang panda dengan cara memancing melaui makanan karena dengan dipaksa melalui makanan panda bisa menyerap ilmu-ilmu yang diajarkan sang shifu sepertiu murid muridnya yang lain.
Demikian juga dalam organisasi, tugas ketua adalah mengetahui potensi dari setiap anggotanya kemudian membantu mereka mengenbangkan potensinya secara maksimal. Kadang dalam bersosialisasi seringnya kita terjebak dalam like and dislike, aku tidak suka dia aku nyaman sama dia dll dan ukuran itu sangat subyektif. Liat dulu potensinya, dengan kita melihat potensinya otomatis pikiran kita akan menjadi positif dalam berhubungan kerja sehingga bisa lebih nyaman dalam mengembangkan organisasi.
Menurut pak dahlan iskan tugas terpenting dari pimpinan adalah memilih orang yang tepat karena dengan memilih orang yang tepat maka tugas pemimpin bisa berkurang 70%. Mengapa demikian karena 70 persen tugas pemimpin adalah tentang hubungankerja dan bagaimana mengatur orang, tjika orang yang dipilihnya tepat dan bisa bekerja maksimalmaka tugasnya akan selesai tinggal tugas yang lain tentang bagaimana tentang kebijakan strategis. 
Read More