Sabtu, 17 Maret 2012

Tau dan Bisa Menjelaskan

Kejadian ini terkadi saat kuliah mata kuliah Perilaku Organisasi. Saat itu dosenku menjelaskan tentang perkembangan teori organisasi. Saat menjelaskan dosenku tanpa disangka bertanya tentang apa arti birokrasi ternyata semuanya diam dan selang beberapa menit dosenku bertanya lagi pada mahasiswanya kali ini tentang koordinasi sebuah kata yang sering kita dengar bahkan sering kita lakukan  terutama bagi  mahasiswa yang ikut organisasi.
Mendapat pertanyaan seperti itu dari semua orang yang ada di dalam kelas terdiam termasuk aku, entah diamnya temen temenku karena tak tahu ato juga seperti aku yang sebenarnya ingin menjawab tapi gag punya kata yang pas untuk menjelaskannya. padahal arti Birokrasi berasal dari kata bureaucracy (bahasa inggris bureau + cracy), diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida, dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif maupun militer.
Pada rantai komando ini setiap posisi serta tanggung jawab kerjanya dideskripsikan dengan jelas dalam organigram. Organisasi ini pun memiliki aturan dan prosedur ketat sehingga cenderung kurang fleksibel. Ciri lainnya adalah biasanya terdapat banyak formulir yang harus dilengkapi dan pendelegasian wewenang harus dilakukan sesuai dengan hirarki kekuasaan.
koordinasi: Perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yg akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur(Kamus Bahasa Indonesia)
Kejadian seperti ini kontan membuat hatiku prihatin bagaimana aku yang sudah 3 tahun berorganisasi tidak bisa menjelaskan arti birokrasi dan koordinasi. Mungkinkanh penyebab citra buruk aktivis adalah karena hal seperti ini dimana mereka tau manfaat organisasi tetapi tidak bisa menjelaskan dengan baik manfaat organisasi kepada masyarakat umum
Mulai sekarang asah terus pengetahuan kita  dalam berorganisasi supaya bukan hanya tahu dan mengerti namun juga bisa menjelaskan dengan baik, karena orang lain tidak akan tau kemampuan kita sebenarnya tanpa kita menunjukkan terlebih dahulu pada mereka.
Read More

Senin, 05 Maret 2012

hidup ntuk menjadi besar

Pada masa perang dunia kedua, tepatnya bulan Mei Tahun 1952, seorang jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur, menullis sebuah puisi untuk putra tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan harapan seorang ayah kepada anaknya. Ia memberi sang anak puisi indah yang berjudul "Doa untuk Putraku" Inilah isi puisi tersebut:
Doa untuk Putraku


Tuhanku...

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya. Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.

Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.

Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.

Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.



Tuhanku...

Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak. Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.

Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.

Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.



Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.

Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah

namun tak pernah melupakan masa lampau.

Dan, setelah semua menjadi miliknya...

Berikan dia cukup rasa humor sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.



Tuhanku...

Berilah ia kerendahan hati...

Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki...

Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna...

Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata "hidupku tidaklah sia-sia"

Apa yang ada dalam benak kamu setelah membaca puisi tersebut? . Berbeda dengan doa yang selama ini biasa kita dengar dan diajarkan pada kita, karena selama ini kita selalu diajarkan untuk berdoa untuk diberi kemudahan, kenikmatan, jalan yang lurus, “eh.. dia malah minta anaknya diberi hambatan, godaan, kesulitan dan rintangan pada anaknya”. Tapi kalo kita renungkan apa yang dilakukan Jend Douglas Mac Arthur merupakan bentuk kasih sayang orang tua kepada anaknya yang sebenarnya, karena dengan menghadapi dan mengatasi rintangan, hambatan, godaan dan kesulitan kita akan menjadi pribadi yang kuat sukses dan berkualitas, seperti ungkapan yang sering diungkapkan Motivator Adri wongso - puisi di atas juga aku dapat dari artikelnya- “ jika kita lunak terhadap diri sendiri maka dunia akan keras pada diri anda tapi jika kita keras pada diri kita maka dunia akan lunak pada diri anda” .
Untuk itu marilah kita berdoa pada Allah bukan untuk diberi kemudahan melainkan agar diberi kekuatan, kekuatan untuk nenghadapi masalah dan kesulitan yang menjadikan diri kita pribadi yang kuat, sukses dan berkualitas, karena hanya Dialah yang sang Maha kuasa yang mempunyai kekuatan untuk menjadikan kita pribadi yang kuat, sukses dan berkualitas.
Read More

Kamis, 01 Maret 2012

kesadaran tidak hanya diharapkan


“Mengharap kesadaran dari kalian semua” itulah kalimat yang sering muncul saat rapat baik rapa kepanitiaan dan rapat yang lain, seakan menjadi kaliamat untukmenggerakkan semua orang yang kemudian menjadikan ketua terlena dengan membiarkan semua berjalan apa adanya seakan dengan mengucapkan kalimat itu tanggung jawab sudah tidak ada di pundaknya tapi berada di semua orang.
            Apakah dengan kalimat itu semua berjalan dengan lancar? “ tentu tidak” kebanyakan malah tidak terjadi perubahan sama sekali yang celakanya karena ketua sudah merasa membagikan tanggung jawabnya menyalahkan kepanitiannya dengan alasan tidak konsekuenlah tidak tidak sadar dll, tentu kejadian seperti ini sangat berbahaya bagi sebuah organisasi terutama organisasi kemahasiswaan karena akan menimbulkan rasa ketidak percayaan dan rasa saling menyalahkan yang ahkirnya malah merugikan organisasinya sendiri tujuan tidak tercapai kebersamaan juga terganggu.
            Apa sih yang membuat mahasiswa mau berorganisasi paadhal tidak dibayar dan kebanyakan malah keluar uang untuk kegiatan, sehingga tidak bisa kita sebagai ketua baik itu ketua organisasi maupun kepanitiaan langsung main suruh dan berharap mereka yang sementara menjadi bawahan  -akau sebut sementara karena memang posisi ketua pasti gantian dengan yang lain- kita juga langsung nurut dan menjalankan tugas mereka dengan baik, ada juga sih yang sadar posisi sehingga langsung menyadari tugasnya sebagai kepanitiaan tapi itu kebanyakan jaranag karena lebih banyak yang tidak sadar sehingga diperlukan upaya aktif dari seluruh eleman untuk menyadarkan semuanya.
            Ketua tidak hanya ngomong saat rapat tetapi juga harus turun langsung dan dengan segenap tenaga  mengupayakan agar apa yang menjadi kesepakatan menjadi kenyataan.Misal kesepakatan mulai kegiatan jam 7, maka sebagai ketua atau yang bertanggung jawab harus sudah siap jam 6 atau lebih lama lagi. Hal ini pelu dilakukan  untuk mengingatkankan dan memantau persiapan tiap anggota sehingga saat  dimulai sehingga jam 7 nanti semua kepanitiaan sudah siap menjalankan kegiatan.  Hal ini selain cara untuk meanggulangi anggota yang menghambat jalannya kegiatan juga berfungsi  membuat bawahan kita segan dan perkewuh untuk tidak menjalankan kesepakatan yang ada karena mereka sudah yakin bahwa mereka mempunyai pimpinan yang mempunyai integritas untuk memimpin.
            Kesadaran itu tidak bisa dibuat dengan cara kita ngomong dan membiarkan semua berjalan, dengan berharap semua akan berlakan dengan baik tetapi harus diusahakan dengan aktif dan turun langsung untuk mengawasi agar kesadaran tercapai.

Read More