“Mengharap kesadaran dari kalian semua” itulah kalimat yang sering muncul saat rapat baik rapa kepanitiaan dan rapat yang lain, seakan menjadi kaliamat untukmenggerakkan semua orang yang kemudian menjadikan ketua terlena dengan membiarkan semua berjalan apa adanya seakan dengan mengucapkan kalimat itu tanggung jawab sudah tidak ada di pundaknya tapi berada di semua orang.
Apakah dengan kalimat itu semua berjalan dengan lancar? “ tentu tidak” kebanyakan malah tidak terjadi perubahan sama sekali yang celakanya karena ketua sudah merasa membagikan tanggung jawabnya menyalahkan kepanitiannya dengan alasan tidak konsekuenlah tidak tidak sadar dll, tentu kejadian seperti ini sangat berbahaya bagi sebuah organisasi terutama organisasi kemahasiswaan karena akan menimbulkan rasa ketidak percayaan dan rasa saling menyalahkan yang ahkirnya malah merugikan organisasinya sendiri tujuan tidak tercapai kebersamaan juga terganggu.
Apa sih yang membuat mahasiswa mau berorganisasi paadhal tidak dibayar dan kebanyakan malah keluar uang untuk kegiatan, sehingga tidak bisa kita sebagai ketua baik itu ketua organisasi maupun kepanitiaan langsung main suruh dan berharap mereka yang sementara menjadi bawahan -akau sebut sementara karena memang posisi ketua pasti gantian dengan yang lain- kita juga langsung nurut dan menjalankan tugas mereka dengan baik, ada juga sih yang sadar posisi sehingga langsung menyadari tugasnya sebagai kepanitiaan tapi itu kebanyakan jaranag karena lebih banyak yang tidak sadar sehingga diperlukan upaya aktif dari seluruh eleman untuk menyadarkan semuanya.
Ketua tidak hanya ngomong saat rapat tetapi juga harus turun langsung dan dengan segenap tenaga mengupayakan agar apa yang menjadi kesepakatan menjadi kenyataan.Misal kesepakatan mulai kegiatan jam 7, maka sebagai ketua atau yang bertanggung jawab harus sudah siap jam 6 atau lebih lama lagi. Hal ini pelu dilakukan untuk mengingatkankan dan memantau persiapan tiap anggota sehingga saat dimulai sehingga jam 7 nanti semua kepanitiaan sudah siap menjalankan kegiatan. Hal ini selain cara untuk meanggulangi anggota yang menghambat jalannya kegiatan juga berfungsi membuat bawahan kita segan dan perkewuh untuk tidak menjalankan kesepakatan yang ada karena mereka sudah yakin bahwa mereka mempunyai pimpinan yang mempunyai integritas untuk memimpin.
Kesadaran itu tidak bisa dibuat dengan cara kita ngomong dan membiarkan semua berjalan, dengan berharap semua akan berlakan dengan baik tetapi harus diusahakan dengan aktif dan turun langsung untuk mengawasi agar kesadaran tercapai.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar