Rabu, 27 November 2013

ibarat arung jeram

Pecinta alam sebuah organisasi yang punya keunikan dibanding organisasi lain yaitu tentang keanggotaan seumur hidup, dan ikatan yang kuat dalam organisasi yang menyebabkan senior atau anggota yang walaupun sudah lulus bisa ikut aktif dalam organisasi.
Repotnya kenaggotaan ini bisa menyebabkan masalah jika tidak disikapi dengan bijaksana karena si junior merasa selalu diganggu dan kurang diberi kebebasan oleh seniornya. Padalah harusnya bila disikapi secara bijaksana banyaknya senior yang loyal yang masik aktif pesuli dengan organisasi bisa menajdi keuatan yang luar biasa untuk organisasi.
Ibarat kalo arung jeram pengurus itu tim yang ada di perahu dan ketua umum adalah skipernya, kemudian senior adalah sungainya ada sungai yang tenang yang datar datar saja tanpa hambatan untuk melewatinya juga ada sungai yang ber arus deras dan ber jeram yang membutuhkan skil dan keberanian untuk melewatinya.
jeram jika dianggap mengerikan pasti akan menjadikan ketakutan saat melewatinya tapi kalo dianggap suatu yang menyenangkan pasti tidak akan takut dan walaupun air kadang masuk keprahu karena jeram yang terlalu besar semua itu tidak masalah karena walaupun kadang bikin kawatir pasti kan membuat tertawa setelah melewatinya.
Disinilah peran skiper atau ketua sangat sangat penting karena dia yang menetukan kesuksesan dan kekompakan dayungan awak prahu dalam melewati jeram. Jangan sampai bisa mendayung kompak tapi karena tidak bisa mengarahkan jadinya terombang ambing di jeram. Sehingga walaupun nantinya bisa melewati jeram tapi bukanya senang dan menikmati malah menjadikan takut dan trauma dengan jeram.
Jadi layaknya sebuah pengarungan menjalankan kepengurusan juga menyenangkan asal biasa mengendalikan prahu dan walaupu senior kadang bikin jengkel itu tidak semua. dan kalupun ada yang bikin jengkel kadang itu hanya cara untuk melihat kesungguhan adek adeknya. tetep positif tinking dan bijak sana dalam melihat suatu permasalahan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar